Obyek Wisata Sejarah Monumen Pahlawan Revolusi

Monumen Pahlawan Revolusi Indonesia ini dibangun di atas lahan seluas 14,6 hektar, atas prakarsa Presiden ke-2 RI, Soeharto. Monumen Pahlawan Revolusi Indonesia ini dibangun untuk mengingatdan mengenang perjuangan para Pahlawan Revolusi yang berjuang mempertahankan ideologi negara Republik Indonesia, yaitu Pancasila dari ancaman ideologi komunis.

Monumen ini terletak Kelurahan Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Sebelum menjadi sebuah museum sejarah, tempat ini merupakan tanah atau kebun kosong yang dijadikan sebagai pusat pelatihan milik Partai Komunis Indonesia. Kemudian, tempat itu dijadikan sebagai tempat penyiksaan dan pembuangan terakhir para korban Gerakan 30 September 1965 (G30S/PKI).

Di kawasan kebun kosong itu terdapat sebuah lubang sumur tua sedalam 12 meter yang digunakan untuk membuang jenazah para korban G30S/PKI. Sumur tua itu berdiameter 75 Cm.

Museum yang diresmikan pada 1 Oktober 1992 oleh Presiden Soeharto ini, menceritakan peristiwa-peristiwa PKI dalam bentuk diorama, yaitu penyajian tiga dimensi yang berjumlah 34 diorama.

Di Monumen Pancasila Sakti  juga terdapat 9 buah diorama mulai dari rapat persiapan pemberontakan sampai dengan tindak lanjut pelarangan PKI, yakni rumah pos komando, rumah tempat penyiksaan, dan dapur umum.

Enam pahlawan revolusi tersebut adalah :
• Panglima Angkatan Darat Letjen TNI Ahmad Yani,
• Mayjen TNI R. Suprapto
• Mayjen TNI M.T. Haryono
• Mayjen TNI Siswondo Parman
• Brigjen TNI DI Panjaitan
• Brigjen TNI Sutoyo Siswomiharjo

Untuk melengkapi koleksi yang ada, di Monumen Pancasila Sakti juga disajikan benda-benda bersejarah lainnya antara lain pakaian pakaian bersejarah lainnya antara lain pakaian-pakaian asli milik 10 Pahlawan Revolusi di ruang relik dan kendaraan-kendaraan yang ada di pameran taman yaitu Panser Saraceen yang digunakan untuk membawa salah satu jenazah Pahlawan ke Kalibata, replica Truk Dodge yang digunakan oleh anggota-anggota PKI untuk membawa jenazah Jendral D.I Pandjaitan ke desa Lubang Buaya Jakarta Timur, Jeep Toyota Kanvas, kendaraan dinas Men/Pangad Jenderal TNI Ahmad Yani.

Wisata Sejarah Monumen Pancasila Sakti ini buka pkl. 09.00 – 16.00 WIB kecuali hari libur.
Tlp 021 – 840 0423 , 021 – 841 1381

1 COMMENT

  1. Pemutarbalikan sejarah ini, rekayasa yang keterlaluan menyebabkan kita menjadi Indonesiaca Cruentum (Bangsa Indonesia Bangsa Yang Haus darah), meninggalkan keboborokan berpikir dan berjiwa, karena pahlawan kita dihiasi Tentara tetapi sedikit pemikir. Saatnya generasi muda mengoreksi sejarah.

LEAVE A REPLY