Tips dan Trip cara Menjadi Backpacker di Indonesia

Menikmati liburan dengan fasilitas serba ada memang sangat menyenangkan. Tapi, wisata ala backpacker bisa ditempuh. Siapa tahu Anda bisa mendapatkan petualangan baru. Ini dia caranya atau Tips dan Trip Jadi Backpacker.

1. RISET

Sebelum mengunjungi suatu daerah. riset merupakan hal wajib untuk dilakukan. Beberapa hal yang harus dipelajari adalah bahasa di tempat yang akan dikunjungi. terutama untuk frasa dasar seperti “halo”, “terima kasih”, “tolong” dan sebagainya. Dengan demikian, bisa membantu untuk menanyakan tentang informasi, lokasi atau sekedar meminta tolong. Warga setempat tentu akan lebih senang dengan turis yang menghargai bahasa mereka.

Selain bahasa, pemahaman mengenai adat dan budaya juga harus diperhatikan agar kedatangan kita tidak dianggap menyalahi tradisi. Semakin banyak yang diketahui tentang apa yang boleh atau dilarang, makin memudahkan perjalanan backpacking Anda. Supaya liburan lebih menarik, jangan lupa mencatat kegiatan festival, perayaan tradisional maupun even-even untuk dikunjungi.

2. AJAK TEMAN

Saat backpacking, akan lebih ramai jika ada kawan yang diajak untuk menjelajahi tempat-tempat yang dituju. Selain itu, cerita tentang tersesat di suatu tempat atau marabahaya  yang menghadang, bisa dihadapi bersama-sama. Lagipula, momen yang dijalani bersama akan mempererat persahabatan yang sudah ada.

3. BERANI MENGAMBIL RESIKO

Ini yang paling seru menjadi seorang backpacker. Karena menggunakan budget rendah,  ada banyak peluang terjadinya peristiwa di luar yang sudah diperkirakan. Tapi, menjadi backpacker berarti berpetualang sehingga jangan takut mengambil risiko. Hanya saja, tetap perhitungkan segala sesuatunya dengan matang.

4. JANGAN JADI WISATAWAN

Saat menjadi wisatawan, terutama ikut dalam rombongan. segala sesuatu sudah dipersiapkan secara matang. Namun, menjadi backpacker yang memiliki biaya dan peralatan seadanya,  konsep berwisata harus diubah. Kita harus lebih berpikiran terbuka dan menghargai orang ketika menghadapi berbagai kendala di lapangan. Jangan kecil hati, Justru seni menjadi seorang backpacker. Coba jalin komunikasi yang baik dengan backpacker lain dan warga lokal setempat untuk meminta pertolongan.

5. MENYUSUN RENCANA PERJALANAN (itinerary)

Rencana perjalanan, sangat penting dalam tiap kegiatan berwisata, apalagi jika dengan konsep backpacker. Tidak usah terlalu rumit. Kita bisa meniru itinerary dari paket wisata dari biro tour dan travel dan tinggal menggantinya dengan lokasi wisata pilihan yang sudah diriset sebelumnya. Perhatikan pula pengalaman orang-orang yang sudah terbiasa menjadi backpacker untuk memastikan kita melakukan hal-hal yang tidak perlu selama perjalanan.

6. PERSIAPAN PERJALANAN

Sebelum memulai perjalanan, siapkan hal-hal penunjang yang bakal membantu kita selama menjadi backpacker. Seperti dokumen, tiket, kartu identitas, paspor, fotokopi kartu kredit, polis asuransi perjalanan, dan lainnya. Jangan lupa membawa kompas dan peta. Yang pasti tidak boleh lupa dibawa adalah kamera, obat-obatan pribadi juga tidak boleh hilang dari backpack anda. Yang penting adalah, pastikan kondisi tubuh fit agar perjalanan menjadi lebih menyenangkan.

7. PRAKTIS

Kunci utama untuk menjadi seorang backpacker adalah praktis dan mudah. Sehingga tidak usah membawa koper dalam jumlah banyak. Sebaiknya, barang yang dibawa harus dalam ukuran ‘travel size’.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY