Gua Liang Kobori sebagai saksi sejarah kehidupan suku Muna

Gua Liang Kobori sebagai saksi sejarah kehidupan suku Muna

Liang Kobori merupakan peninggalan bersejarah nenek moyang masyarakat suku Muna. Gua Liang Kabori berasal dari bahasa suku Muna yang berarti Gua tulis. Hal ini sangat tepat karena di sapanjang dinding Gua Kobori ini anda akan menemukan beragam lukisan yang berjejer rapi Ada sekitar 130 lukisan yang bisa Anda lihat.

Menurut peneliti, lukisan yang berada di dinding gua berasal dari zaman prasejarah atau sekitar 4.000 tahun yang lalu. Jika diamati, lukisan-lukisan tersebut menggambarkan cara hidup masyarakat suku Muna mulai dari bercocok tanam, beternak, berburu, sampai peperangan mempertahankan diri dari musuh.

gua liang kobori di suku muna

Gua Liang Kabori memiliki lebar 30 meter, tinggi antara 2-5 meter dan kedalaman di bawah tanah sekitar 50 meter. Gua Liang Kabori juga yang sering di sebut juga Liang Kabori yang di susun dengan bebatuan stalitit dan staligmit yang berwarna kehitaman. Di dalam Liang Kabori juga terdapat kawanan burung walet yang hidup dan membuat sarangnya di Liang Kabori. Hal ini menambah daya tarik wisatawan untuk berkunjung di Liang Kabori.

gua liang kobori suku munaq

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gua Liang Kobori yang berada di Desa Mabolu, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, adalah gua yang menjadi saksi sejarah kehidupan suku Muna di Sulteng. Yang anda dapat jangkau dan dengan menempuh dua cara. Cara pertama melalui Pelabuhan Nusantara, Kendari menuju Pelabuhan Raha di Muna. Waktu tempuh untuk rute ini adalah 4 jam. Cara kedua bisa Anda lalui dari Bandara Walter Monginsidi, Kendari menuju Bandara Sugimanuru lalu ke Kota Raha sebelum menuju ke Desa Mabolu dengan lama perjalanan 1,5 jam.

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>